Bogor
Melangkah diantar hujan beramai-ramai, gerimisnya manja; derasnya malah membabi-buta.
Riuhnya anggun, perciknya juga lentik.
Jalannya perlahan, senyumnya sedemikian melenggang.
Kicaunya tawa, aku yakin ia paling ribut diantara angin senja.
Haaa, kota hujan, aku menyerah pada rayunya.
Depok, 27 februari 2020
Tentang Penulis:
Ilham A. seorang pelajar dengan umur 18 tahun. Berasal dari medan Sumatra Utara.
Mulai menulis semenjak 3 tahun lalu dan termotivasi oleh beberapa penulis dengan karya yang sudah di layar lebar.
Berkecimpung dalam beberapan komunitas seperti Dunia Baca Indonesia, Cakrawala Sastra Indonesia, dan komunitas Pena Terbang.


Sukses terus ya .....
BalasHapus